Langsung ke konten utama

Nge-Craft lagi

Perasaan lelah melanda setelah dua pekan lebih mencoba untuk menjadi mahasiswa yang baik (nyari topik, aduh... topik, kamu ada dimana ????). Mudah-mudahan segera diketemukan dengan topik yang cocok, yang terbaik buat saya. Minggu depan masa kuliah akan segera dimulai lagi. Itu artinya akan semakin banyak tugas dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Supaya tidak tambah stres dan mengatasi kejenuhan, saya mulai lagi membuat kerajinan dari kain flanel lagi nih... meskipun cuma sedikit, tapi cukup membantu membuat otak menjadi lebih fresh. Semoga setelah ini bisa kembali berjuang dengan semangat yang semakin membara, pemikiran yang lebih terbuka untuk mencari topik yang sesuai, hehehe...

Ini yang saya buat beberapa hari ini. Membuatnya tidak setiap hari sih... kalau dikerjain serius seharian InsyaAllah selesai dalam satu hari. Tapi karena ngerjainnya juga sambil nyambi tugas-tugas penting yang lain, jadinya dalam beberapa hari.





Ini adalah sampul buku laporannya putri-putri saya. Jadi secara berkala, daycare tempat putri-putri saya bermain selama ini memberikan laporan perkembangan anak-anak. laporan yang diberikan berupa kertas HVS. Saya pikir, dari pada nanti laporannya hilang, saya buatlah sampul untuk laporannya. Buku laporan itu saya buat dari kertas karton tebal sebagai mapnya, dan disampul dengan kain flanel. Tapi ketika sedang mengerjakan, tiba-tiba bunganya hilang satu, dibawa main sama anak-anak, baru ketemu ketika sudah sore. Akibatnya penyelesainnya tertunda lagi setelah beberapa kali tertunda. Dibagian tengahnya juga belum ada isiannya. Rencanany mau dibuat tempat nama Kakak dan Adek yang transparan dan bisa nempelin foto mereka juga, tetapi masih bingung bagaimana ide yang bagus. Atau dibuat boneka lebah saja ya ???

Selanjutnya yang ini...



Ini boneka jari.

Beberapa hari sebelumnya kami membeli buku dan dihadiahi boneka jari. Ternyata Kakak dan Adek suka memainkannya. Nah, tadi pagi punya ide juga untuk mencoba membuat boneka jari. Setelah cari ide dengan browsing internet, akhirnya dieksekusi juga boneka jarinya. Bonekanya baru selesai dua itu untuk satu karakter. Rencananya mau membuat karakter yang lain.

Mudah-mudahan bisa menambah koleksi lagi.... Aamiin...



Bandung, 27 Januari 2016
16:00


























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Kabut di Mataku

Tinggal pada ketinggian melebihi 780 meter di atas permukaan laut, udara dingin sudah menjadi temanku setiap pagi. Apalagi rutinitas sehari-hari mengharuskanku beranjak dari rumah menaiki motor menuju tempat mengabdi. Setiap pagi dan sore ku pergi mengelilingi Gunung Marapi hampir separuhnya. Pagi ini, kabut pagi terasa begitu pekat. Udara dingin terasa begitu menusuk hingga tulang. Kesibukan di pagi hari membuatku baru bisa berangkat kerja ketika jarum panjang menunjukkan angka sembilan. Itu artinya ku harus berkendara dengan kecepatan penuh, agar tidak terlambat. Berharap tidak ada halangan yang akan memperpanjang waktuku di jalan. Baru beberapa meter dari rumah, ku merasakan ada yang berbeda dengan hari ini. Pandanganku tidak begitu jelas. Ku periksa helm, barangkali ada debu di sana. Tetapi hasilnya tetap sama. Kupastikan kacamataku tidak bermasalah. Ternyata memang tidak ada masalah dengannya. Semakin jauh dan memasuki wilayah persawahan, mulai kusadari ternyata kabut pag...

Ini kisah kami

Sejak kecil saya mempunyai banyak cita-cita. Namun cita-cita tersebut tidak banyak yang tersampaikan keluar, hanya dipendam sendiri. Ketika ditanya orang lain nanti kalau sudah besar mau jadi apa, tanpa pikir panjang jawabnya selalu "dokter". Hingga ketika menentukan jurusan yang akan diambil untuk kuliahpun, pilihan pertama ya fakultas kedokteran. Namun semua yang dicita-citakan itu menjadi kenyataan.Aada skenario lain yang telah ditentukan oleh Allah SWT untuk saya yang saya yakini merupakan yang tebaik. Hasil ujian masuk universitas menunjukkan bahwa saya tidak bisa masuk ke fakultas kedokteran tetapi diterima di fakultas MIPA Universitas Andalas Jurusan Farmasi. Ditengah suasana penerimaan mahasiswa baru Fakultas MIPA UNAND, saya mendapat kabar bahwa saya juga diterima di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) Jakarta. Saya akhirnya memutuskan untuk masuk ke STIS setelah mempertimbangkan berbagai masukan dan saran dari orang tua dan orang-orang terdekat. Keputusan seperti ...